Barusan saya iseng-iseng melihat kurikulum baru Program Sarjana Teknik Informatika ITB tahun 2008 yang kabarnya sudah dirilis. Kurikulum 2008 ini akan menggantikan kurikulum 2003 yang saya pergunakan selama berkuliah di kampus ini. Memang, setiap lima tahun sekali kurikulum yang dipergunakan sebagai acuan perkuliahan di Teknik Informatika ITB selalu dimutakhirkan agar tetap sesuai dengan perkembangan zaman (biar ga basbang kata orang-orang :P).
Ada beberapa hal yang menarik dari kurikulum baru ini. Saat ini Program Sarjana Teknik Informatika ITB telah memiliki subjurusan berjumlah dua, yaitu Sains Komputer dan Rekayasa Perangkat Lunak. Subjurusan mulai dilakoni pada saat memasuki semester 5. Selain itu, kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer yang selama ini berinduk di Informatika, digeser ke Elektro. Saya tidak tahu alasannya kenapa, tapi yang jelas saya turut sedih sebab kuliah tersebut dahulunya berasal dari lab keahlian Sistem Terdistribusi (SisTer) tempat saya bernaung. Kuliah Orkom (sebutan lumrah anak-anak untuk kuliah ini) pada kurikulum 2008 ini juga dipersingkat menjadi satu semester saja. Jadi tidak ada lagi Orkom 1 dan Orkom 2. Tentu saja kabar gembira bagi mahasiswa yang membenci SPIM dan assembly.
Nah, yang paling menarik bagi saya adalah munculnya satu mata kuliah yang cukup menggelitik rasa ingin tahu yaitu IF3094 Komunikasi Antar Personal. Jika dilihat dari kode mata kuliahnya, jelas kuliah ini khusus berasal dari Informatika. Lantas, apa hubungannya Komunikasi Antar Personal dengan ilmu keinformatikaan? Lalu siapakah dosen yang akan mengajarkan mata kuliah ini? Berasal dari Informatika kah? Hipotesa saya sementara ada dua. Satu positif dan satu lagi negatif.
Yang negatifnya adalah penyusun kurikulum baru ini beranggapan bahwa kemampuan komunikasi antar personal anak Teknik Informatika ITB sejauh ini sangat buruk sehingga perlu “dididik” bagaimana cara berkomunikasi antar personal yang baik. Apakah separah itu kondisi anak-anak Teknik Informatika ITB?
Yang positifnya adalah kemampuan komunikasi antar personal sangat dibutuhkan bagi anak-anak Teknik Informatika ITB yang berkenaan dengan keprofesiannya kelak. Dalam membangun sebuah sistem dan perangkat lunak, kemampuan menggali requirements dari client adalah hal yang mutlak. Untuk menggali requirements tersebut dibutuhkan kemampuan komunikasi yang baik agar dapat memahami dengan benar dan pasti apa yang dibutuhkan oleh client. Oleh karena itu, dalam kurikulum 2008 ini perlu diberikan jabaran yang sistematis mengenai bagaimana melakukan komunikasi antar personal bagi calon-calon lulusan Teknik Informatika ITB.
Yah, saya cenderung ke yang positif saja lah. ![]()

